Population of Pratylenchus coffeae (Z.) and growth of Arabica coffee seedling inoculated by Pseudomonas diminuta L. and Bacillus subtilis (C.). [PDF]
Serangan nematoda parasit Pratylenchus coffeae menyebabkan kerusakan jaringan akar tanaman kopi. Pengendalian P. coffeae saat ini dilakukan dengan sistem pengendalian hama terpadu (PHT) yaitu dengan memadukan penggunaan klon kopi tahan dengan penggunaan ...
Iis Nur Asyiah +3 more
doaj
PEMODELAN POLA PRODUKTIVITAS TANDAN BUAH SEGAR (TBS) BERDASARKAN APLIKASI BEBERAPA AGEN HAYATI TERHADAP HAMA DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT [PDF]
Pests are controlled in oil palm plantations by using biological agents to achieve higher productivity of fresh fruit bunches (FFB) of oil palm (Elaeis guineensis Jacq.). This study aims to create a modeling pattern for oil palm FFB productivity based on
Kuncahyo, Budi, Salmiyati, Salmiyati
core
Fusarium Nonpatogen sebagai Agens Hayati Penyakit Rebah Kecambah pada Tanaman Terung
Rhizoctonia solani is an important soil borne pathogen causing damping-off, stem and root rot disease. The pathogen has a wide range of hosts including eggplant. This experiment was conducted to determine the ability of nonpathogenic isolates of Fusarium against rhizoctonia damping-off caused by R. solani in eggplant by seedling treatment.
openaire +3 more sources
Penyakit jamur pada tanaman tebu menjadi faktor pembatas dalam proses produksi gula. Serangan penyakit busuk akar dan pangkal batang tebu menyebabkan penurunan produktivitas tebu 12-15,4%. Serangan penyakit luka api 2% dapat menyebabkan penurunan hasil 5%
Wiwit Wicaksono Jati +2 more
doaj
ABSTRAK Â Bibit tanaman durian yang dibudidayakan di Desa Plangkrongan beberapa yang terserang penyakit dan mengalami kematian bibit. Jenis patogen yang menyebabkan penyakit pada bibit tanaman durian belum diketahui. Pengendalian penyakit yang ramah
Andhy Handoko +2 more
doaj
Aplikasi Agens Hayati untuk Mengendalikan Hawar Daun Bakteri pada Produksi Benih Padi
<p align="center"><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p><em>This experiment is a further development of several previous studies on the potential of Bacillus subtilis 5/B and Pseudomonas diminuta A6 (rhizobacteria), and Aeromonas sp. F112 (phyllobacteria) as biological agents.
Rahayu Nurkartika +2 more
openaire +2 more sources
Pengaruh Pemberian Agen Hayati pada Pertumbuhan dan Hasil Lima Varietas Kentang (Solanum tuberosum L.) di Bumiaji, Batu. [PDF]
Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas yang banyak dibutuhkan sebagai sumber karbohidrat dalam menunjang program diversifikasi pangan. Namun, hal ini tidak seimbang dengan hasil produktivitas yang didapatkan.
Sa`diyah, Halimatus
core
Eksplorasi mikroorganisme baru merupakan suatu hal yang penting, karena mikroorganisme mempunyai potensi yang sangat luas sebagai sumber biomolekul baru seperti enzim, antimikroba, antikanker, agen bioremediasi, dan penghasil bahan bakar hayati.
Annisa Rachma +2 more
doaj +1 more source
Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Ampas Limbah Teh dan Agen Hayati (Trichoderma sp) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) [PDF]
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area, dimulai pada bulan April hingga Juni 2016. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari 2 (dua ...
Panjaitan, Maruli
core
AGENS HAYATI SEBAGAI ALTERNATIF PENGENDALIAN KARAT PUTIH (Puccinia horiana) PADA KRISAN
Chrysanthemum (Chrysanthemum spp.) is an important floricultural commodity in Indonesia. However, its production is seriously threatened by white rust caused by Puccinia horiana. Conventional control still depends on synthetic fungicides, which pose risks of pathogen resistance and environmental contamination. The use of biological control agents (BCAs)
null Febry Nurhidayati +9 more
openaire +1 more source

