Results 21 to 30 of about 1,009 (101)
Implementasi Tatalaksana Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil: Scoping Review
Latar Belakang: Penyebab utama anemia selama kehamilan adalah defisiensi zat besi. Implementasi tatalaksana anemia yang tepat sangat penting, sehingga intervensi yang diberikan akurat dan meningkatkan kualitas pelayanan.Tujuan: Mengkaji bukti terkini implementasi tatalaksana anemia defisiensi besi selama kehamilan.Metode: Scoping review menggunakan ...
Fauzianty, Ariska +1 more
openaire +2 more sources
Defisiensi Zat Besi dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil
This study aims to analyze iron deficiency on the incidence of anemia in pregnant women in the Kepahiang district in 2021. The method used is descriptive-analytic with a cross-sectional design. The research sample was 100 pregnant women in the second and third trimesters who were taken randomly from 14 working areas of the Public Health Center in ...
Risnawati Tanjung +4 more
openaire +1 more source
DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN ANEMIA DEFISIENSI ZAT BESI PADA IBU POSTPARTUM
Anemia postpartum merupakan problema kesehatan yang menjadi masalah besar di seluruh dunia dan secara umum diakibatkan oleh kekurangan zat besi. Dukungan sosial paling sering didapatkan oleh ibu melahirkan dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi dukungan suami dengan insiden anemia defisiensi zat besi pada ibu postpartum ...
Darmawati Darmawati +2 more
openaire +3 more sources
LITERATURE REVIEW: DAMPAK ANEMIA DEFISIENSI BESI PADA IBU HAMIL
In general, the most common cause of anaemia in pregnancy is iron deficiency, which arises from maternal-fetal iron transfer, which is often exacerbated by a decrease in maternal iron stores. According to the World Health Organization (WHO), pregnancy anaemia is a global health problem that affects almost half of pregnant women.
Anjar Fifi Wulandari +2 more
openaire +2 more sources
Pencegahan Anemia Defisiensi Besi pada Remaja melalui Penyuluhan Gizi Seimbang
Adolescence is the second critical period for physical growth after the first year of life. Indonesia is home to about45 million adolescent boys and girls or equivalent to 18% of the total population. Indonesia suffers from a fairly high nutritional deficiency accompanied by an increasing prevalence of obesity – which is known as the Double Burden of ...
Sawitri Dewi, Alfi Noviyana
openaire +1 more source
Kekurangan zat besi dapat menimbulkan gangguan atau hambatan pada pertumbuhan, baik sel tubuh maupun sel otak. Kekurangan kadar Hb dalam darah dapat menimbulkan gejala lesu, lemah, letih, lelah dan cepat lupa. Akibatnya dapat menurunkan prestasi belajar, olah raga dan produktifitas kerja. Selain itu anemia gizi besi akan menurunkan daya tahan tubuh dan
openaire +2 more sources
Anemia Defisiensi Zat Besi (Fe)
Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan salah satu penyakit hematologi yang sering ditemukan pada bayi, anak-anak dan perempuan usia reproduksi. Anak-anak dengan ADB akan mengalami gangguan dalam tumbuh-kembang, perubahan perilaku serta gangguan motorik, sehingga dapat mengurangi kemampuan belajar dan menurunkan prestasi belajar di sekolah.
openaire +1 more source
ANEMIA KEKURANGAN (DEFISIENSI) ZAT BESI BAYI
Anemia usually happened in childhood. Babies 6–12 years old as are those group that are sensitive to iron deficiency anemia (IDA)Hemoglobin is a mean corpuscular volume (MCV), red-cell distribution width (RDW) examination with blood film evaluation that canbe used to screen IDA, especially in high risk babies.
Aida Amelda, Hanifah Maani
openaire +2 more sources
Puding Kayfe Sebagai Makanan Alternatif Pencegah Anemia Defisiensi Zat Besi
Pendahuluan: Keadaan kesehatan dan gizi kelompok usia 10-24 tahun di Indonesia masih memprihatinkan. Data Riskesdas (2018) menunjukkan bahwa prevalensi anemia di Indonesia yaitu 48,9% dengan proporsi anemia pada kelompok umur 15- 24 tahun dan 25- 34 tahun.
Astri Yulia Sari Lubis +2 more
openaire +2 more sources
Hubungan Anemia Defisiensi Besi Terhadap Kejadian Simtom Insomnia Pada Kelompok Vegetarian Di Kota Medan [PDF]
Pendahuluan: Kesulitan tidur (insomnia) dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti stres, kecemasan, dan faktor gizi seperti anemia defisiensi besi.
core

