Results 31 to 40 of about 806 (132)

Ventilasi Mekanik yang Memanjang pada Pasien Cedera Otak Traumatik Berat dengan Kejang Pascatrauma [PDF]

open access: yesJurnal Neuroanestesi Indonesia, 2018
Cedera kepala trauma masih merupakan masalah di seluruh dunia karena masih merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan pada anak-anak dan dewasa. Akibat cedera primer bisa terjadi cedera sekunder yang akan mempengaruhi hasil luaran. Kejang
Sinta Irina   +2 more
doaj   +2 more sources

Penurunan Kadar Glutamat pada Cedera Otak Traumatik Pascapemberian Agonis Adrenoseptor Alpha-2 Dexmedetomidin sebagai Indikator Proteksi Otak

open access: yesJurnal Neuroanestesi Indonesia, 2018
Latar Belakang dan Tujuan: Dexmedetomidin untuk kasus-kasus neurotrauma masih kontroversi, antara yang setuju dan menolak. Dexmedetomidin sebagai agonis adrenoseptor α2 memiliki beberapa keuntungan dalam kaitannya dengan kemampuannya sebagai ...
MM Rudi Prihatno   +3 more
doaj   +2 more sources

Manajemen Anestesi untuk Evakuasi Perdarahan Subdural Pasien Cedera Otak Traumatik dengan Gagal Ginjal Kronis

open access: yesJurnal Neuroanestesi Indonesia, 2022
Pengelolaan anestesi pada kasus subdural hematom disertai penyakit ginjal kronis dengan riwayat hemodialisis memberikan permasalahan bagi ahli anestesi Perubahan hemodinamik perioperatif serta perubahan farmakodinamik dan farmakokinetik obat membuat ...
Nurmala Dewi Maharani   +3 more
doaj   +2 more sources

Manajemen Anestesia pada Evakuasi Epidural Haemorrhage (EDH) dengan Pendarahan Masif

open access: yesJurnal Neuroanestesi Indonesia, 2021
Cedera otak traumatik menjadi penyebab dari mortalitas dan morbiditas di seluruh dunia. Epidural Haemorrhage (EDH) merupakan salah satu bentuk cedera otak traumatik dimana waktu adalah indikator yang harus diperhatikan dalam tatalaksananya.
Nurul Huda, Buyung Hartiyo Laksono
doaj   +1 more source

MECHANISM OF INJURY AND AGE WITH GCS (GLASGOW COMA SCALE) VALUE IN HEAD INJURY PATIENTS [PDF]

open access: yes, 2022
GCS adalah metode yang paling populer untuk menilai status neurologis dan derajat keparahan disfungsi otak termasuk cedera ketua Ada tiga komponen yg dievaluasi berdasarkan GCS yaitu respon mata, lisan & motorik.
Hayati, Kardina   +4 more
core   +2 more sources

Pengaruh pemberian ekstrak centella asiatica terhadap kadar gula darah sewaktu tikus (rattus novergicus) model cedera otak traumatik [PDF]

open access: yes, 2023
Hyperglycemic is common in traumatic brain injury (TBI). Centella asiatica (CA) has antioxidant and antihyperglycemic effects. Objective: To determine the effect of CA on GDS in rat with TBI models.
Nafiisah, Nafiisah
core   +1 more source

Hubungan Kadar Glial Fibrillary Acidic Protein Serum dengan Severitas dan Luaran Cedera KepalaTraumatik [PDF]

open access: yes, 2022
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar GFAP dengan severitas dan luaran 6 bulan pascacedera kepala. Metode : Ini adalah studi potong lintang, dimana kadar GFAP dinilai dengan metode ELisa, saat kunjungan pasien di IGD.
Syafrita, Yuliarni
core   +1 more source

Aplikasi eye moving desensitization dan reprocessing dalam konseling post-traumatic stress disorder [PDF]

open access: yes, 2017
Akhir-akhir ini banyak peristiwa yang berpotensi memunculkan efek traumatik yang jika tidak ditangani akan menimbulkan gangguan stres pascatrauma. Olehnya itu, dibutuhkan upaya-upaya untu menangani masalah ini.
Satrianta, Hengki
core   +2 more sources

Penatalaksanaan awal pada pasien dengan cedera otak traumatik

open access: yesSEHATI: Jurnal Kesehatan, 2022
Traumatic brain injury is a major cause of morbidity and mortality, and the third most common cause of injury that causes death. 69 million people suffer from traumatic brain injuries each year. Initial treatment was carried out on a man aged 21 years, with a weight of 62 kg and a height of 160 cm.
openaire   +1 more source

Peran Protease Calpains pada Neurotrauma

open access: yesJurnal Neuroanestesi Indonesia, 2013
Cedera otak traumatik merupakan kejadian yang dapat berakibat fatal bila tidak mendapatkan penatalaksanaan yang adekuat. Penatalaksanaan tersebut dapat berupa terapi medikamentosa ataupun intervensional non-farmakologik seperti pemberian oksigen dengan ...
MM Rudi Prihatno, Sudadi Sudadi
doaj   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy