Results 11 to 20 of about 1,422 (144)

Identifikasi Daerah Kerawanan Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan Jauh di Kawasan Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi

open access: yesJurnal Geosains dan Remote Sensing, 2020
Bentang luas kawasan gambut provinsi Jambi berkisar 621.000 ha dan luas hutan 2.107.779 ha. Sebaran lahan gambut terdapat pada kawasan kabupaten bagian hilir serta bagian pantai timur Sumatera yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur (46%), Kabupaten Muaro ...
As'ad Humam   +5 more
doaj   +3 more sources

PEMODELAN SPASIAL KERENTANAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KALIMANTAN TIMUR [PDF]

open access: yesJurnal Fisika Unand, 2021
Telah dilakukan penelitian tentang pemodelan spasial kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor pemicu, membangun model spasial dan memetakan tingkat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Provinsi Kalimantan Timur sebagai wilayah ibukota baru Indonesia.
Shania Ellens Novita, Mutya Vonnisa
core   +5 more sources

Integrasi SIG dan Penginderaan Jauh Untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Kebakaran Lahan di Lampung Utara

open access: yesJurnal Geosains dan Remote Sensing, 2020
Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan yang makin sering terjadi. Dampak negatif yang ditimbulkan oleh kebakaran hutan cukup besar mencakup kerusakan ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, merosotnya nilai ekonomi hutan dan ...
Taufiq Feriansyah   +7 more
doaj   +3 more sources

Kebakaran Hutan dan Lahan

open access: yes, 2019
Penyelesaian Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) melalui “Jalan Pantas” maupun “Jalan Pintas” memiliki rasionalisasi, konesekuensi, kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penggunaan kedua cara secara bersamaan lebih efektif dibanding dengan satu cara saja.
Fauzan Pratama
openaire   +3 more sources

Identifikasi Faktor-Faktor Kerentanan Terhadap Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru

open access: yesJurnal Teknik ITS, 2013
Fenomena bencana kebakaran hutan dan lahan beserta dampak yang telah ditimbulkan di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan mengindikasi kurangnya kewaspadaan dan kesiapan menghadapi ancaman bahaya kebakaran hutan dan lahan berpengaruh
Rosmayani Noor Latifah, Adjie Pamungkas
doaj   +5 more sources

Model Deteksi Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Transfer Learning DenseNet201

open access: yesJournal of Intelligent System and Computation, 2023
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia merupakan peristiwa yang sering terjadi dan menimbulkan kerugian yang signifikan dalam bidang kesehatan, ekologi, dan sosial. Faktor manusia dan alam berperan dalam memicu terjadinya kebakaran ini. Namun, penanganan kebakaran hutan dan lahan masih menghadapi kendala dalam memprediksi lokasi titik panas secara ...
Rifqi Akmal Saputra   +1 more
core   +5 more sources

Analisis Framing Berita Kebakaran Hutan dan Lahan pada Tribunpekanbaru.Com dan Goriau.Com

open access: yesJurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 2022
Kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana yang terjadi hampir setiap tahun  di Indonesia, terutama di Provinsi Riau. Upaya dan solusi terus dilakukan oleh pemerintah guna mencegah kebakaran hutan dan lahan melalui gerakan “2020 Riau Bebas Karhutla”. Penelitian ini membahas framing pemberitaan kebakaran hutan dan lahan di Riau pada media online lokal ...
Delvy Ardhana, Ismandianto Ismandianto
openaire   +2 more sources

BAHAYA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN SERTA PROGRAM PENCEGAHAN KEBAKARAN BERBASIS DESA

open access: yesJurnal Pengabdian Sriwijaya, 2017
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan, penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan, pengendalian pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta upaya pencegahan kebakaran berbasis desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Saptawan, Ardiyan
openaire   +3 more sources

artikel " Kebakaran hutan dan lahan "

open access: yes, 2019
Penyelesaian Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) melalui “Jalan Pantas” maupun “Jalan Pintas” memiliki rasionalisasi, konesekuensi, kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penggunaan kedua cara secara bersamaan lebih efektif dibanding dengan satu cara saja.
Fauzan Pratama
openaire   +3 more sources

Sistem Informasi Geografi untuk Zonasi Kerentanan Kebakaran Lahan dan Hutan di Kecamatan Malifut, Halmahera Utara [PDF]

open access: yesJurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 2019
Bencana kebakaran lahan dan hutan berperan penting secara ekologis menyebabkan kerusakan lahan dan hutan. Sebagai konsekuensi dari perubahan tutupan lahan dan efek yang terakumulasi dari gangguan antropogenik.
Sahrul S Adam   +2 more
doaj   +2 more sources

Home - About - Disclaimer - Privacy