Results 21 to 30 of about 21,921 (149)

Penyalinan Naskah Melayu di Palembang Upaya Mengungkap Sejarah Penyalinan

open access: yesWacana: Journal of the Humanities of Indonesia, 2005
In Palembang manuscripts are known to be available originating in the Palembang Palace as well as individual collection. This paper discusses the tradition of copying manuscript in Palembang, beginning with the historical background of Palembang ...
Maria Indra Rukmi
doaj   +1 more source

Konsep “Parigeuing” dalam konteks kepemimpinan dan komunikasi politik berdasarkan naskah Sunda kuno

open access: yesJurnal Kajian Komunikasi, 2020
Pada naskah-naskah Sunda kuno terdapat konsep “parigeuing”. Naskah-naskah yang memuat konsep “Parigeuing” tersebut adalah Amanat Galunggung (AG), Fragmen Carita Parahyangan (FCP), Sanghyang Hayu (SH), dan Sanghyang Siksakanda ‘Ng Karesian (SSK ...
Rangga Saptya Mohamad Permana   +2 more
doaj   +1 more source

KAJIAN TEKS KITTA KANA-KANANNA ALLO RIBOKOWA SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI AJARAN AGAMA PADA KOMUNITAS MUSLIM DI SULAWESI SELATAN

open access: yesAl-Qalam, 2018
Penelitian ini merupakan kajian teks terhadap Kitta kana-kananna Alio Riboko yang bertujuan mengetahui bentuk dan isi naskah, mengungkapkan nilai-nilai agama yang terkandung dalam naskah, bentuk sosialisasi nilai-nilai agama, dan mengetahui persepsi ...
Abdul Kadir M
doaj   +1 more source

NILAI MORAL DALAM NASKAH DRAMA “SOBRAT” KARYA ARTHUR S. NALAN (Sebuah Kajian Perspektif Akhlak Islam ditinjau dari Tema, Karakter Tokoh, Konflik, dan Amanat)

open access: yesFon, 2015
Masalah dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimanakah tema dalam naskah drama “Sobrat” karya Arthur S. Nalan?; 2) bagaimanakah karakter tokoh dalam naskah drama “Sobrat” karya Arthur. S.
Sun Suntini
doaj   +1 more source

KRITIK NASKAH (KODIKOLOGI) ATAS NASKAH SEJARAH RAGASELA

open access: yesJumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara, 2019
Terdapat tiga naskah Sêjarah Ragasela yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan nomor katalog Br 603, 101 a NBR 33 a, dan 101 a NBR 33b. Ketiga naskah Sêjarah Ragasela tersebut menggunakan bahasa dan aksara Jawa. Masing-masing naskah memiliki tebal 35 halaman.
Wening Pawestri   +2 more
openaire   +1 more source

Kajian Filologi terhadap Teks Manuskrip Karya Ulama Lampung Ahmad Amin Al-Banjary

open access: yesJurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 2020
 Abstrak Penelitian ini mengkaji naskah yang ditulis seorang ulama lokal Lampung. Tujuan   yang dicapai: menyajikan suntingan teks  yang representatif, mengungkapkan ajaran moral dalam naskah, dan menjelaskan kemungkinan adanya nilai moral yang relevan ...
Erlina Erlina
doaj   +1 more source

KHAZANAH NASKAH KEAGAMAAN DI PAMEKASAN MADURA

open access: yesAl-Qalam, 2018
Naskah keagamaan di Pamekasan Madura, terutama yang tersimpan di masyarakat, kurang mendapat perhatian, baik dari pemiliknya ataupun dari pemerintah.
subkhan ridlo
doaj   +1 more source

Babad Bakalan Sebuah Data Baru Bagi Sejarah Indonesia Kuno

open access: yesBerkala Arkeologi, 1994
Cerita tentang orang-orang suci umumnya terdapat di berbagai naskah historiografis atau merupakan sejarah lokal. Namun demikian naskah tersebut masih dipertanyakan kebenarannya.
nfn. Masyhudi
doaj   +5 more sources

PENGOBATAN TRADISIONAL DALAM NASKAH-NASKAH MINANGKABAU: Inventarisasi Naskah, Teks dan Analisis Etnomedisin

open access: yesJurnal Elektronik WACANA ETNIK, 2013
Minangkabau old manuscripts have various texts such as Islamic text, history, literature, local custom and tradition, and traditional healing and medicines. The texts on Islam, literature, and local custom have been rapidly studied, but the texts on traditional healing and medicines recieved very little interests and studies.
Danang Susena   +2 more
openaire   +2 more sources

Potret Penghulu dalam naskah Sebuah pengalaman penelitian

open access: yesWacana: Journal of the Humanities of Indonesia, 2005
In the daily life of the Indonesian people, a penghulu plays a role in accordance with the way the word is understood by the community in which he lives. In West Sumatra, a penghulu is the head of the nagari.
Muhamad Hisyam
doaj   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy