Results 11 to 20 of about 298 (100)

PENGARUH TEMPERATUR DAN WAKTU PYROLISIS TERHADAP NILAI KALOR BRIKET TEMPURUNG KELAPA SAWIT

open access: yesTeknika, 2014
Sumber energi utama yang selama ini dipergunakan dalam kehidupan manusia merupakan sumber energi yang berasal dari bahan bakar fosil, dimana harga bahan bakar ini semakin mahal akibat cadangan energi yang kian terbatas. Untuk itu berbagai upaya dilakukan
Ni Ketut Caturwati   +2 more
doaj   +2 more sources

Karakteristik Nilai Kalor Briket Tebu Tibarau Sebagai Bahan Bakar Alternatif

open access: yesInvotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 2018
Upaya dalam mendapatkan bahan bakar alternatif melalui pengembangan diversifikasi produk briket tebu tibarau. Salah satu bahan potensial sumber energi terbarukan yang dapat diolah menjadi bahan bakar briket yaitu tebu tibarau.
Hendri Nurdin   +2 more
doaj   +4 more sources

Karakteristik Nilai Kalor Briket Campuran Tebu Tibarau dan Kulit Durian

open access: yesInvotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 2019
Kebutuhan energi yang meningkat di masyarakat, dapat berdampak terhadap kelangkaan bahan bakar minyak sehingga menjadi ketergantungan terhadap energi sebagai kebutuhan utama. Pengembangan diversifikasi produk berupa briket campuran tebu tibarau dan kulit
Hendri Nurdin   +2 more
doaj   +4 more sources

Penelitian Nilai Kalor Biomassa : Perbandingan Antara Hasil Pengujian Dengan Hasil Perhitungan

open access: yesSemesta Teknika, 2016
Indonesia memiliki berbagai jenis bahan bakar biomassa yang banyak seperti limbah pertanian, limbah peternakan dan lainnya. Walaupun banyak digunakan oleh masyarakat pedesaan sebagai bahan bakar, namun pemanfaatannya belum optimal, bahan bakar limbah ...
Wahyudi Wahyudi
doaj   +1 more source

Karakteristik Bahan Bakar Padat Produk Torefaksi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menggunakan Reaktor Torefaksi Kontinu Tipe Tubular

open access: yesInvotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 2020
Cadangan minyak bumi semakin menipis, hal ini disebabkan meningkatnya ekonomi dan pertumbuhan penduduk sejalan dengan menigkatnya komsumsi energi. Selain itu juga  disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan  transportasi. Ketergantungan energi listrik
Retno Wahyudi   +2 more
doaj   +2 more sources

Pengaruh Zat Ekstraktif Kayu terhadap Nilai Kalor

open access: yesJurnal Ilmu Kehutanan, 2022
Nilai kalor merupakan parameter penting dari biomassa kayu dan sawit untuk menentukan nilai energinya. Zat ekstraktif pada kayu merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap nilai kalor kayu. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh positif zat ekstraktif terhadap peningkatan nilai kalor melalui penambahan zat ekstraktif terhadap ...
Rahmi Mauladdini   +2 more
openaire   +1 more source

Analisis Nilai Kalor dan Nilai Ultimate Briket Sampah Organik Dengan Bubur Kertas

open access: yesJurnal Mekanik Terapan, 2020
Briket arang sampah merupakan jenis bahan bakar yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui, dibuat dari aneka jenis sampah seperti ranting, dedaunan, rumput, jerami, sampah pasar, pertanian, dan industri yang diolah melalui proses karbonisasi. Penelitian terkait dengan briket sampah banyak dilakukan oleh para peneliti dan sebagian besar menggunakan ...
Arifia Ekayuliana, Noor Hidayati
openaire   +2 more sources

Penentuan Nilai Kalor Briket dengan Memvariasikan Berbagai Bahan Baku

open access: yesAl-Kimia, 2016
Limitations of the availability of non-renewable energy sources. Cocoa shell waste and sawdust widespread everywhere and can be used as an alternative energy source that is to cultivate and make fuel, one of which briquetting. The composition of the material that is (90: 10 75: 25 and 50: 50).
Samsinar Samsinar   +2 more
openaire   +3 more sources

Pengaruh Waktu Pengeringan Sampel Batubara Tarahan Terhadap Nilai Inherent Moisture Dan Nilai Kalor Batubara

open access: yesJurnal Fisika Indonesia, 2020
Telah dilakukan pengujian tentang pengaruh waktu pengeringan sampel batubara tarahan terhadap nilai inherent moisture dan nilai kalor dengan tujuan untuk menentukan pengaruh waktu pengeringan, menentukan selisih nilai inherent moisture dan nilai terhadap waktu pengeringan dan menentukan hubungan antara nilai inherent moisture dan nilai kalor.
ardanti, wahyuning ramadhanta   +2 more
openaire   +3 more sources

Home - About - Disclaimer - Privacy