Results 31 to 40 of about 26,406 (114)
Tradisi Islam dalam prasasti dan naskah Ulu di wilayah Pasemah, Sumatera Selatan, Indonesia
Aksara Ulu merupakan aksara yang berkembang di daerah Sumatra Bagian Selatan. Asal kata ulu berarti hulu sungai atau dataran tinggi. Aksara Ulu sudah tidak digunakan lagi pada masa sekarang.
Wahyu Rizky Andhifani, Nor Huda Ali
doaj +3 more sources
Di antara raja-raja yang memerintah Kerajaan Mataram kuna yang cukup banyak menerbitkan prasasti salah satunya adalah Dyah Balitung. Raja Balitung memerintah antara tahun 821 sanmpai 832 C atau 899 sampai 910 M dan mempunyai wilayah kekuasaan yang cukup
Baskoro Daru Tjahjono, Nurhadi Rangkuti
doaj +3 more sources
Bata Bertulis Kaitannya dengan Bangunan Candi 1 Bumiayu
Dari sejumlah prasasti-prasasti yang pernah ditemukan di Indonesia, beberapa di antaranya ditemukan di Palembang dan sekitarnya. Prasasti-prasasti tersebut biasanya dikaitkan dengan keberadaan kerajaan Sriwijaya.
Retno Purwanti
doaj +5 more sources
Prasasti merupakan sumber sejarah masa lalu yang tertulis di atas batu atau logam. Sebagian besar prasasti tersebut diterbitkan atas perintah raja atau penguasa, pada umumnya berisi angka tahun, daftar pejabat tinggi kerajaan, pendirian bangunan suci ...
Nurhadi Rangkuti
doaj +5 more sources
Situs-Situs Keagamaan Di Palembang: Suatu Tinjauan Kawasan
Nama Palembang mulai muncul dalam khasanah kepurbakalaan Indonesia berawal dari penemuan prasasti-prasasti berbahasa Melayu Kuna dan beraksara Pallawa. Periodisasi prasasti- prasasti tersebut ± abad ke-7 M.
Retno Purwanti, Eka Asih Putrina Taim
doaj +5 more sources
Figur Ular Pada Prasasti Telaga Batu: Upaya Pemaknaan Berdasarkan Pendekatan Semiotika Peirce
Sriwijaya adalah kerajaan yang berkembang antara abad ke-7 sampai dengan 11 M. Prasasti menjadi tinggalan arkeologis sekaligus sumber tertulis yang dapat merekonstruksikan sejarah kebudayaan Sriwijaya. Prasasti Telaga Batu menjadi berbeda dengan prasasti
Muhamad Alnoza
doaj +1 more source
Prasasti-Prasasti Pendek pada Arca dan Bangunan Keagamaan Masa Bali Kuno
The inscription is one of the very important sources for knowing events in the past. By reading the inscriptions, various aspects of human life can be revealed, such as political, economic, socio-cultural aspects, etc. The research objective was to determine the function and meaning of the inscriptions engraved on sacred statues and buildings. With the
openaire +3 more sources
Baru-baru ini Bapak Letkol (Purn) Dihar Ronggoprawiro dari Mojoroto (Kediri) memperlihatkan sebuah lempengan tembaga bertulis kepada Universitas Kadiri (P.R. II dr. Hartono Moedjisunu) dan selanjutnya faksimil (turunan tangan) prasasti tersebut dikirim oleh Bapak Koesdisarwojo kepada Lembaga Javanologi (Yayasan Panunggalan) di Yogyakarta untuk diteliti
openaire +3 more sources
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah wujud kebhinnekaan dapat terlihat dari data-data prasasti beraksara paleo-Sumatra (Sumatra Kuno) dan Aksara Batak yang ada di kawasan Kepurbakalaan Padang Lawas, Sumatera Utara? Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui wujud kebhinnekaan dari data-data prasasti beraksara paleo ...
Churmatin Nasoichah +1 more
openaire +1 more source
Prasasti mayungan, Baturiti, Tabanan [PDF]
Prasasti Mayungan ditemukan secara tidak sengaja oleh masyarakat Mayungan. Prasasti ini dikeluarkan oleh Raja Jayapangus beserta kedua permaisuri beliau, merupakan prasasti lengkap, menyebut nama Desa Mayungan sebagai desa penerima prasasti.
Prihandari, Ida Ayu Wayan
core

