Results 61 to 70 of about 108 (91)
Hesti Febriani Listyaningrum +2 more
openaire +1 more source
Pemeriksaan Eosinofil Kerokan Mukosa Hidung pada Penderita Rinitis Alergi
Rinitis alergi merupakan gangguan fungsi hidung yang terjadi setelah terjadi reaksi alergi yang diperantarai IgE. Rinitis alergi bukan suatu penyakit yang berat, namun dapat menurunkan kualitas hidup penderita. WHO-ARIA (Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma) menganjurkan tes tusuk kulit (TTK) sebagai pemeriksaan penunjang untuk menegakkan ...
Adelien Adelien, Puspa Zuleika
exaly +2 more sources
PERBANDINGAN NILAI EOSINOFIL ANTARA PENDERITA RINITIS ALERGI DAN PENDERITA ASMA BRONKIAL
Rinitis alergi dan asma bronkial merupakan penyakit saluran pernapasan yang memiliki kesamaan dalam hal anatomi dan mediator inflamasi. Inflamasi pada rinitis alergi dan asma bronkial melibatkan akumulasi eosinofil dalam membran mukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan nilai eosinofil antara penderita rinitis alergi dan penderita ...
Budi Utama +3 more
exaly +2 more sources
Kadar Vitamin D yang Cukup Cegah Kekambuhan Rinitis Alergi
Rinitis alergi merupakan kondisi peradangan pada mukosa hidung yang dapat memburuk akibat kekurangan vitamin D. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D dengan rinitis alergi. Penelusuran literatur dilakukan dengan Google Scholar, Pubmed, dan Proquest.
Elli Arsita
exaly +2 more sources
KAITAN IgE SPESIFIK METODE IMUNOBLOT TERHADAP ELISA PADA RINITIS ALERGI
Allergic rhinitis is an allergic disease that is most often found beside bronchial asthma and eczema with the prevalence of is about 33.3%, 9.8% and 11.2% respectively. The main examinations of allergic rhinitis are Skin Prick Test (SPT) and specific IgE, becausethe sensitivity and specificity of specific IgE examination depend on the examination ...
Aryati Aryati +3 more
exaly +2 more sources
Some of the next articles are maybe not open access.
Related searches:
Related searches:
Pengaruh Melakukan Istinsyaq Terhadap Derajat Sumbatan Hidung Pada Penderita Rinitis Alergi
Oto Rhino Laryngologica Indonesiana, 2023AbstrakLatar Belakang: Rinitis alergi adalah inflamasi mukosa hidung yang menyerang 30% populasi dunia. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa istinsyaq dapat mengurangi derajat sumbatan hidung. Objektif: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh melakukan istinsyaq dalam wudhu terhadap derajat sumbatan hidung pada penderita rinitis alergi ...
Dolly Irfandy +2 more
openaire +1 more source
Analisis Nilai Peak Nasal Inspiratory Flow pada Kejadian Rinitis Alergi [PDF]
Gejala hidung tersumbat sering merupakan gejala yang dominan pada rinitis alergi. Peak Nasal Inspiratory Flow (PNIF) adalah alat yang sangat bermanfaat untuk mengukur sumbatan hidung pada rinitis alergi karena terkait erat dengan tanda-tanda rinitis alergi berdasarkan pemeriksaan klinis dan berkorelasi baik dengan derajat keparahan rinitis alergi dan ...
openaire
Hubungan Rinitis Alergi Dengan Kejadian Sinusitis Di Rsud Dr Doris Sylvanus
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan MakassarSinusitis merupakan inflamasi mukosa sinus paranasal menjadi salah satu gangguan kesehatan dunia dan sering ditemukan pada praktik kedokteran. Survei The National Health Interview tahun 2012, ditemukan sebanyak 12% dari total sampel 34.525 orang dewasa mengalami sinusitis.
Angeline Novia Toemon +4 more
openaire +1 more source
HUBUNGAN SUBTIPE POLIP NASI PASIEN RINOSINUSITIS KRONIS DENGAN RINITIS ALERGI
2019Latar belakang: Rinosinusitis Kronis (RSK) suatu penyakit yang heterogen yang ditandai inflamasi pada mukosa hidung dan sinus paranasal. Berdasarkan fenotipnya dibagi atas RSK dengan polip nasi dan tanpa polip nasi. Rinosinusitis Kronis dengan polip nasi dibagi berdasarkan subtipenya yaitu subtipe eosinofilik dan non-eosinofilik. Subtipe polip nasi itu
openaire +1 more source
HUBUNGAN RINITIS ALERGI DENGAN KEJADIAN OTITIS MEDIA SUPURATIF KRONIK
World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa otitis media supuratif kronik (OMSK) diderita oleh 65-330 juta orang. Lebih dari 90% kasus ditemukan di wilayah Asia Tenggara, Pasifik Barat, Pinggiran Pasifik, dan Afrika. Secara umum, prevalensi OMSK di Indonesia berkisar 3,9%.Imran, Farha Amalia +2 more
openaire +1 more source

