Results 101 to 110 of about 20,138 (209)

SASTRA AL-QUR’AN DI TENGAH ALIRAN SASTRA INDONESIA

open access: yesLiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 2011
<br /><br />Throughout Indonesia’s  long history, the meaning of Indonesian art has been the subject of debate. Is just “art for arts sake”, or is there a more obscure socio-political message behind the more obvious depictions. In socio-political context it would seem that Indonesian art expresses socio-political themes, but in examples ...
openaire   +2 more sources

RESEPSI SASTRA KISAH GANDARI DALAM PUISI INDONESIA MODERN

open access: yesAksara, 2017
Penelitian ini bertujuan mengungkapkan dan memaknai resepsi sastra kisah Gandari dalam puisi Indonesia modern yang dilakukan oleh Gunawan Maryanto, Djoko Saryono, dan Goenawan Mohamad.
Puji Santosa
doaj  

Analisis Persamaan Sastra Jepang dan Sastra Indonesia

open access: yesBahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2023
openaire   +1 more source

Konkretisasi Sastra

open access: yesJurnal Humaniora, 2013
Karya sastra adalah artefak, adalah benda mati, baru mempunyai makna dan menjadi objek estetik bila diberi arti oleh manusia pembaca sebagaimana artefak peninggalan manusia purba mempunyai arti bila diberi makna oleh arkeolog. Istilah pemberian makna ini dalam sastra disebut konkretisasi.
openaire   +1 more source

SPIRITUALISASI PENDIDIKAN DALAM KARYA SASTRA: SUATU PERSPEKTIF SASTRA BANDINGAN

open access: yesJurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2016
Abstrak Spiritualisasi Pendidikan dalam Karya Sastra: Suatu Perspektif Sastra Bandingan. Spiritualisasi pendidikan merupakan konsep dalam dunia pendidikan yang memadukan antara pendidikan dan unsur spiritual. Nilai-nilai spiritual dalam pendidikan ini dapat ditemukan dalam dua karya sastra berbentuk novel, yakni Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dan ...
openaire   +3 more sources

Dinamika Sastra Indonesia Di Tengah Kebinekaan Sastra Daerah

open access: yes, 2008
This article will answer some questions, among other things, is it true that local literature in Indonesia has the power to undermine the dynamics of Indonesian literature so that it must be resisted? Or on the contrary, is it true that local literature has a meaningful "something" that it needs to be synergized?
openaire   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy