Results 1 to 10 of about 175 (105)
Vitality of Kayori oral literature was conducted with purpose to know the vitality or the health level of Kayori oral literature. This research was planned as qualitative and quantitative research which contained study of vitality of Kayori oral ...
Yunidar Yunidar, M Asri B, Tamrin Tamrin
doaj +2 more sources
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pertunjukan sastra lisan Nandung dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nandung adalah sastra lisan yang digunakan untuk menidurkan anak, disampaikan dengan syair yang berbentuk pantun, dan ...
Rofiandri Suardi, Sunarto Sunarto
doaj +3 more sources
Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan Dinggung yang mencakup:tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Struktur dalam sastra lisan Dinggung sebagai: alat pendidikan meningkatkan perasaan solidaritas suatu ...
Maria Anggraina +3 more
doaj +3 more sources
. South Sumatera has many oral literature. Rejung and guritan are two of them. In this article, two of those oral literatures are connected with literature revitalization and local language maintenance. Qualitative research is applied as the method.
Budi Agung Sudarmanto
doaj +2 more sources
Fungsi Sastra Lisan Tepung Tawar Natuna
Natuna sebagai wilayah kepulauan, tidak hanya bergantung dan hidup dari kemaritiman, tetapi juga kehidupan agraris. Sastra lisan Natuna yang menjadi objek material pada penelitian ini adalah sastra lisan tepung tawar yang masih berbentuk lisan.
Destriyadi
doaj +2 more sources
PERAN LITERASI BUDAYA DALAM SASTRA LISAN
Texts cannot be separated from its context in order to reach the deeper understanding of the text’s significances. The same is thrue with the text of Murwakala .
Siti Masitoh
doaj +3 more sources
Sastra Lama Tulis sebagai Kelanjutan Tradisi Lisan dalam Ranah Sastra Jawa
Pada mulanya adalah bahasa, yang menurut ilmu bahasa adalah sistem bunyi yang berpola dan bermakna. Keberpolaan dan kebermaknaan bergantung pada konvensi masyarakat penggunanya. Pengertian keberpolaan adalah kemunculannya sebagai suatu sistem dapat diramalkan.
exaly +2 more sources
Deiksis Waktu dan Waktu Referensial dalam Sastra Lisan Minangkabau
Minangkabau oral literature is a folk literature that tells the story of the past, when people were not familiar with the clock as a means of telling time or modern time concepts such as hours, minutes, and seconds were not used by the community.
Sheiful Yazan +2 more
doaj +2 more sources
PENAMPIL LINTAS GENDER DALAM SASTRA LISAN MINANGKABAU, RONGGEANG PASAMAN
Ronggeang[1] Pasaman merupakan salah satu sastra lisan dari etnis Minangkabau yang berkembang di wilayah Pasaman. Tradisi ini masih hidup dan diapresiasi oleh masyarakat pendukungnya hingga saat ini. Dalam pertunjukannya, ronggeang (penari) dalam tradisi
Yerri Satria Putra
exaly +5 more sources
TRANSFORMASI SASTRA LISAN PADA TARI SABUK JANUR
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan proses transformasi Tari Sabuk Janur karya Joko Sunarto yang terletak di dusun Plawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dimana data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan studi pustaka.
Siti Solehah, Mukhlas Alkaf
exaly +2 more sources

