Results 61 to 70 of about 619 (116)

Museum Mulawarman sebagai Pusat Konservasi Warisan Budaya

open access: yesYupa: Historical Studies Journal, 2017
The purpose of this paper is to determine the values of the Hindu-Buddhist culture, which is in the Museum of Mulawarman Tenggarong, Kutai Kartanegara Regency. Based on the findings and discussion shows that cultural values that are in the Museum of Mulawarman are religious, historical, cultural values and social values.
Rae Larasati   +2 more
openaire   +3 more sources

SISTEM WARISAN BUDAYA TAKBENDA – TANTANGAN PELESTARIAN BUDAYA DALAM PERSPEKTIF LINTAS BUDAYA

open access: yesKeteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran dan Kajian Tentang Bunyi
This article examines over a decade of research and observations on the development of policies related to Intangible Cultural Heritage (ICH) and their impact on terminology, administrative structures, and types of protective measures. The primary data collection, including extensive fieldwork, took place between 2022 and 2024.
openaire   +1 more source

NGGUA UTA WARISAN BUDAYA LOKAL ENDE LIO NUSA TENGGARA TIMUR (KAJIAN ETNOPUTIKA)

open access: yesBASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 2021
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk pengulangan dalam teks tuturan Nggua Uta sebagai warisan budaya local Ende Lio Nusa Tenggara Timur (Kajian Etnopuitika).
Dominika Dhapa, Falentinus Bata
doaj  

Melestarikan Sejarah Seni Warisan Budaya Tarian Piring Selangor

open access: yesJurnal Kajian Lisan Malaysia
Kajian ini membincangkan Tarian Piring Selangor sebagai salah satu warisan budaya yang penting di negeri Selangor. Tarian ini bukan sahaja mewakili keunikan seni persembahan tradisional, tetapi juga menjadi simbol identiti budaya bagi masyarakat setempat.
Rabiatul, Addawiah   +3 more
openaire   +2 more sources

Pelestarian Warisan Budaya Naniura

open access: yes
Jurnal ini membahas tentang warisan budaya kuliner masyarakat suku Batak yaitu makanan Naniura.  Tulisan ini juga akan menjabarkan bahan dan juga bagaimana proses pengolahan pembuatan makanan yang unik ini.
openaire   +2 more sources

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELESTARIAN WARISAN BUDAYA DI LASEM

open access: yesJESS (Journal of Educational Social Studies), 2015
Keunikan dan ciri khas kota Lasem akan hilang dan punah jika warisan budaya tidak dilestarikan. Partisipasi masyarakat Lasem diperlukan untuk melestarikan warisan budaya yang ada di Lasem agar kekhasan, keunikan,  maupun jatidiri kota Lasem dapat ...
Yuni Suprapto
doaj  

PEMAKNAAN BATIK SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAKBENDA

open access: yesPena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 2019
This research aims to improve the knowledge and understanding of the intangible culture heritage because many people do not understand the meaning of the confirmation of Indonesian batik as a intangible cultural heritage by UNESCO. This research uses qualitative research methods with descriptive format.
openaire   +1 more source

Identifikasi Konsep Fisika pada Kearifan Lokal Pembuatan Tuak dan Budaya Nitik Tuak di Kabupaten Tuban

open access: yesJurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran
Kabupaten Tuban di Jawa Timur, Indonesia, terkenal dengan tradisi lokalnya yang kaya, di antaranya budaya Nitik Tuak. Budaya ini melibatkan pembuatan dan konsumsi Tuak, sebuah minuman tradisional beralkohol rendah.
Halimatus Sa’diyah   +4 more
doaj   +1 more source

Pariwisata Budaya Tebing Mandu di Kabupaten Enrekang: Pelestarian Warisan Budaya

open access: yesAbdimas Langkanae
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendigitalisasi pariwisata budaya Tebing Mandu di Kabupaten Enrekang sebagai upaya pelestarian warisan budaya sekaligus pemberdayaan masyarakat lokal. Metode yang digunakan menggabungkan pendekatan partisipatif dan teknologi digital melalui tiga tahap: (1) dokumentasi etnografis nilai ...
Suparman Suparman   +4 more
openaire   +1 more source

Penguatan Identitas Budaya melalui Media Film: Pelestarian Bahasa dan Tradisi Gorontalo bagi Generasi Muda

open access: yesE-Dimas
Proyek pengabdian ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Gorontalo melalui produksi film pendek, dengan kaum muda berusia 19 hingga 25 tahun sebagai audiens utama.
Rahmat Taufik R.L Bau   +2 more
doaj   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy