Results 11 to 20 of about 177 (149)

AASHTO 1993 Plus: an alternative procedure for the calculation of structural asphalt layer coefficients

open access: yesInternational Journal of Pavement Engineering, 2022
Many road agencies worldwide still use the empirical AASHTO 1993 pavement design method. Since the release of the AASHTO 1993 design guide, many aspects of pavement design have changed, including asphalt material properties, traffic, environmental factors, etc. However, many agencies use a single layer coefficient for asphalt mixtures and pavements are
Seyed Farhad Abdollahi   +3 more
openaire   +1 more source

Analisis Dampak Beban Overloading Kendaraan pada Struktur Rigid Pavement Terhadap Umur Rencana Perkerasan (Studi Kasus Ruas Jalan Simp Lago – Sorek Km 77 S/D 78)

open access: yesJurnal Teknik Sipil, 2012
Sebagai salah satu jalan negara, Jalan Lintas Timur Sumatera memiliki peran penting dalam pengembangan perekonomian nasional. Terutama pada ruas Lago - Sorek, ada beberapa daerah industri seperti pabrik pulp dan kertas, serta minyak sawit mentah (CPO ...
Leo Sentosa , Asri Awal Roza
doaj   +3 more sources

Analisis Kondisi Jalan Perkerasan Lentur Berdasarkan Prediksi Umur Sisa Menggunakan Metode AASHTO 1993 serta Analisis Kerusakan Lapis Perkerasan Lentur Menggunakan Metode Horack (Studi Kasus: Ruas Jalan Bypass Kota Pariaman STA 52+100 s/d 57+100)

open access: yesJurnal Teknik Sipil, 2023
Abstrak Jalan yang dibebani oleh lalu lintas kendaraan yang tinggi dan terus menerus dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jalan baik secara fungsional maupun struktural. Ruas jalan Bypass Kota Pariaman merupakan ruas jalan nasional yang diperuntukan
Fitri Oktavia Tanjung   +2 more
doaj   +1 more source

Evaluasi Struktural Perkerasan Lentur Menggunakan Metode AASHTO 1993 dan Metode Bina Marga 2013 Studi Kasus: Jalan Nasional Losari - Cirebon

open access: yesJurnal Teknik Sipil, 2015
Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis struktural perkerasan lentur, dengan metode Bina Marga 2013 dan membandingkan dengan metode AASHTO 1993, dimana keduanya merupakan bagian dari evaluasi metode non-destructive.
Akhmad Haris Fahruddin Aji   +3 more
doaj   +3 more sources

Evaluasi Struktural Perkerasan Kaku Menggunakan Metoda AASHTO 1993 dan Metoda AUSTROADS 2011 Studi Kasus : Jalan Cakung-Cilincing

open access: yesJurnal Teknik Sipil, 2017
Abstrak Ruas jalan Cakung-Cilincing Jakarta merupakan salah satu Jalan Nasional yang mempunyai volume lalu lintas yang sangat tinggi dengan tipe perkerasan kaku.
Shinta Rahmalia Irawan   +3 more
doaj   +3 more sources

Analysis of fibre reinforced concrete for road pavements on very weak soils

open access: yesGrađevinar, 2023
In this paper, the effects of steel fibre usage on concrete pavement thickness and cost were investigated. Prepared fibrous concrete specimens were subjected to physical and mechanical tests.
Tacettin Geçkil   +2 more
doaj   +1 more source

Ketebalan Perkerasan Lentur Dengan Metode AASHTO 1993 Dan Manual Perkerasan Jalan 2017

open access: yesJURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC), 2021
Abstrak – Perkerasan jalan yaitu struktur lapis yang terletak diatas tanah dasar terdapat lapisan pondasi atas serta pondasi bawah yang setiap Lapisan terdiri dari agregat-agregat yang dipadatkan yang memiliki fungsi untuk menyalurkan tegangan akibat beban roda.
Ida Farida, Ghafar Noer Hakim
openaire   +1 more source

Analisis Perkerasan Kaku Metode AASHTO 1993 Dan Metode AUSTROADS 2012 Terhadap Keekonomisan Biaya [PDF]

open access: yesMoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil, 2020
Terdapat banyak metode dalam mendesain tebal perkerasan kaku, diantaranya metode AASHTO 1993 dan metode AUSTROADS 2012. Pemilihan metode perencanaan yang tepat untuk suatu pekerjaan mempunyai peranan penting terkait dengan indikator keberhasilan suatu proyek dalam hal ini konstruksi perkerasan kaku yang memenuhi syarat teknis dan biaya yang ekonomis ...
Muhammad Abi Hartono, Eva Azhra Latifa
openaire   +1 more source

Structural Contribution of Cold In-Place Recycling Base Layer

open access: yesCivilEng, 2021
Cold in-place recycling (CIR) of asphalt pavements is a process that has successfully been used for many years. The use of CIR for rehabilitation offers many advantages over traditional overlays due to its excellent resistance to reflective cracking and ...
Mateo E. Carvajal   +4 more
doaj   +1 more source

ANALISA TEBAL PERKERASAN JALAN DI TANJAKAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993

open access: yesAkselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 2021
Perkerasan pada umumnya menggunakan bahan campuran dari aspal dan juga memiliki sifat elastis jika menerima beban di atasnya. Sampai saat ini belum ada rumus khusus yang dibuat untuk merencanakan tebal perkerasan di tanjakan, padahal perkerasan jalan ditanjakan akan berbeda kondisinya dibandingkan dengan perkerasan dijalan datar sehingga kebutuhan ...
openaire   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy