Results 41 to 50 of about 137 (91)

INKULTURASI NILAI INJIL DALAM BUDAYA JAWA PADA LAGU BOJANA AGUNG: SUATU KAJIAN MUSIKOLOGIS [PDF]

open access: yes
The musicological study of the Bojana Agung song examines the inculturation song as a faith reflection that lives and develops in the context of Javanese culture. Combining textual research methods and literature studies, this paper describes (1) How can
Kasih, Chatarina Maria Gading Luwihing
core   +1 more source

Kidung wali agung / Shahriza Ilyana Ramli [PDF]

open access: yes, 2023
Anthology of 203 poems which were contributed by 156 lecturers and academicians from UiTM and other higher learning institutions.
Ramli, Shahriza Ilyana
core  

PROBLEMATIKA KUMULASI GUGATAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM DAN WANPRESTASI DALAM PERKARA PERDATA (STUDI PUTUSAN MA. NOMOR. 2157 K/PDT/2012 DAN PUTUSAN MA. NOMOR. 571 PK/PDT/2008) [PDF]

open access: yes, 2016
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan Hakim Agung dalam mengabulkan kumulasi gugatan perbuatan melawan hukum dan wanprestasi dalam putusan nomor. 2157 K/Pdt/2012, mengetahui dan menganalisis pertimbangan Hakim Agung yang
SADEWA, KIDUNG
core  

KESETARAAN: SOLUSI PERBAIKAN BANGSA (INTERPRETASI KRITIS KIDUNG AGUNG 7:10 – 8:4 DALAM PERSPEKTIF GENDER)

open access: yesJurnal Teologi Cultivation, 2019
AbstractThis paper is an attempt to reinterpret the Song of Songs 7:10 - 8: 4 using the Critical Historical approach in a gender perspective. The Critical Historical Approach is a method of interpretation that emphasizes historical findings, both the history of the text and the history of the context of the text.
openaire   +1 more source

Perancangan desain grafis dan periklanan snack zumpitos dari CV. Kidung Agung Indonesia

open access: yes, 2005
CV KIDUNG AGUNG INDONESIA adalah salah satu dari sekian banyak industri makanan ringan di Indonesia. Dalam hal ini lebih saya tekankan pada snack Zumpitos yang merupakan keluaran dari CV KIDUNG AGUNG.
Gunawan, Andreas Hendra
core  

Frasa Problematik beba'al hamon dalam Kidung Agung: Interpretasi dan Implikasi

open access: yesPASCA : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Frasa ????????? ??????? (beba'al hamon) dalam Kidung Agung 8:11 merupakan frasa problematik. Pertama, frasa tersebut dimaknai sebagai lokasi geografis oleh Alkitab versi LAI bahkan versi bahasa Inggris tetapi lokasinya masih belum jelas dan masih diperdebatkan hingga sekarang.
openaire   +1 more source

Ketika Martabat dan Kebebasan Perempuan dirampas: Merefleksikan Puisi Kidung Agung 8:8-10 Melalui Perspektif Feminis

open access: yesVeritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen)
This article aims to reflect on the dignity and freedom of women's rights found in the poem Kidung Agung 8:8-10. The dignity and freedom of women's rights are still something that is ambiguous in society, especially in Indonesia and countries that adhere to the patriarchal system.
Lily Ivone Kawatu   +3 more
openaire   +1 more source

Cantik Adalah Berkulit Hitam dan Berambut Keriting: Membaca Kidung Agung 1:5-6 dan 4:1 dari Kaca Mata Orang Maluku

open access: yesKENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 2020
Kecantikan perempuan yang ditampilkan melalui media massa, berbagai iklan produk kecantikan, dan bahkan terjemahan teks kitab Kidung Agung (KA) 1:5-6 dan 4:1, kontras dengan realitas perempuan Maluku yang umumnya memiliki ciri-ciri fisik berkulit hitam dan berambut ikal.
openaire   +3 more sources

REKONSTRUKSI KIDUNG BANYU PITU DALAM UPACARA SELAMATAN MEMIT

open access: yes
Kidung Banyu Pitu merupakan salah satu kesenian tradisional yang berkembang di Desa Kedokan Agung, Kecamatan Kedokan Bunder, Kabupaten Indramayu. Kesenian ini memiliki keterkaitan erat dengan upacara selamatan Memitu atau Nujuh Bulanan yang mengandung ...
Tri Karyono   +4 more
core   +1 more source

Sultan Agung: Sang Pejuang Dan Budayawan Dalam Puncak Kekuasaan Mataram

open access: yes, 2020
Sultan Agung adalah raja ke-3 di kerajaan Mataram menggantikan Panembahan Hanyokrowati atau Raden Mas Jolang yang memerintah Mataram dari tahun 1601 sampai 1613. Sultan Agung mangkat pada tahun 1645 dan jasadnya dimakamkan di Astana Imogiri.
PURWOKO, Fatimah
core  

Home - About - Disclaimer - Privacy