Results 41 to 50 of about 4,866 (202)
Kadar Oksidan yang Tinggi Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Hemolisis pada Neonatus Sepsis
Latar belakang. Sepsis merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatus. Penyebab hemolisis pada neonatos meliputi: fisiologis, proses imun, stres oksidatif, aktivasi komplemen, kelainan eritrosit, enzim hemolisin.
Kamilah Budhi R +4 more
doaj +1 more source
Pengaruh Pemberian Probiotik terhadap Neonatus dengan Hiperbilirubinemia
Abstract: Hyperbilirubinemia is a medical condition that is often found in the first week of neonates. The usual treatment for hyperbilirubinemia is phototherapy, however, many studies revealed probiotics as another form of treatment. Probiotics are live microorganisms that have similarities to the normal intestinal flora.
Hastuti, Dewi A. R. +2 more
openaire +2 more sources
Latar belakang. Kelainan kongenital pada saluran gastrointestinal merupakan penyebab tersering terjadinya gangguan pertumbuhan pada neonatus. Gagal tumbuh dan malnutrisi berhubungan dengan saluran cerna.
Miza Dito Afrizal +2 more
doaj +1 more source
Sindrom Refeeding pada Neonatus
Refeeding syndrome (SR) adalah sekelompok gejala yang terjadi setelah pemberian nutrisi enteral atau parenteral pada pasien kekurangan gizi. Angka kejadian SR bervariasi yaitu hipofosfatemia 20–90%, hipokalemia 8,8–66,7%, dan hipomagnesemia 1–8,3%. Faktor risiko SR meliputi neonatus dengan kecil masa kehamilan (KMK), pertumbuhan janin terhambat (PJT ...
Putri Maharani Tristanita Marsubrin +2 more
openaire +1 more source
FAKTOR RISIKO HIPERBILIRUBINEMIA PADA NEONATUS [PDF]
Latar Belakang : Hiperbilirubinemia merupakan salah satu fenomena klinis yang paling sering ditemukan pada bayi baru lahir. Dapat terjadi secara fisiologis bahkan patologis. Berbagai komplikasi dapat terjadi akibat hiperbilirubinemia yang tidak dimonitor
Rini , Arsita Eka +2 more
core +1 more source
Rasio Bilirubin Albumin pada Neonatus dengan Hiperbilirubinemia
Latar belakang. Bilirubin tidak terikat potensial membahayakan sistem susunan saraf pusat, dan dapat menyebabkan kerusakan neurologis yang berat dan permanen.Rasio total bilirubin dan albumin dianggap parameter mewakili bilirubin yang tidak terikat,dalam menentukan modalitas terapi untuk hiperbilirubinemia.
Bugis Mardina Lubis +5 more
openaire +3 more sources
Latar belakang. Kebocoran udara pulmonal (KUP) merupakan akumulasi udara di luar paru yang dapat terjadi secara spontan/idiopatik atau sekunder. Faktor risiko terjadinya KUP pada neonatus adalah penyakit membran hialin, ventilasi mekanik, aspirasi ...
Afifa Ramadanti, Iman Hendarman
doaj +1 more source
Terapi Hipotermia untuk Neonatus Asfiksia
Asfiksia adalah kegagalan napas spontan dan teratur pada saat atau beberapa saat setelah lahir. Asfiksia dapat menimbulkan komplikasi jangka pendek ataupun jangka panjang yang berbahaya bagi pertumbuhan dan perkembangan neonatus. Salah satu intervensi pilihan adalah terapi hipotermia yang lebih baik dilakukan dalam kurang dari 6 jam setelah kejadian ...
openaire +1 more source
PENGARUH PENGGUNAAN BEDONG TERHADAP KUALITAS TIDUR NEONATUS
Latar belakang: bayi setelah dilahirkan mengalami masa kehidupan awal di luar rahim selama 28 hari (neonatus) dan mengalami transformasi kehidupan intrauterin menuju ekstrauterin. Bayi yang baru lahir di bawah usia satu bulan ialah kelompok usia yang memiliki kondisi medis paling rentan dan berbagai kondisi medis dapat muncul sehingga tanpa terapi yang
Wahyu Dwi Agussafutri +2 more
openaire +1 more source
Stabilisasi dan Transportasi Neonatus
Sekitar 10% bayi baru lahir memerlukan bantuan untuk memulai pernafasan saat lahir dan kurang lebih 1% memerlukan resusitasi yang intensif dan lengkap untuk kelangsungan hidupnya. Pasca resusitasi banyak diantara neonatus ini harus dirujuk ke fasilitas yang lebih lengkap.
openaire +2 more sources

