Results 31 to 40 of about 232 (102)

Moderasi Islam (Wasathiyyah) di Tengah Pluralisme Agama Indonesia

open access: yesJurnal Fuaduna, 2019
Negara Indonesia merupakan Negara yang majemuk dari sisi agama, budaya, dan suku. Hal ini dapat menjadi potensi kemajuan bangsa dan sebaliknya juga dapat mengancam eksistensi Negara.
Busyro Busyro   +2 more
doaj   +1 more source

UMAT BERAGAMA SEBAGAI MASYARAKAT BERADAB: IDENTITAS AGAMA VS KEBANGSAAN

open access: yesKalam, 2017
Agama bisa menjadi penghambat bahkan musuh masyarakat sipil, apabila ia menawarkan nilai-nilai yang eksklusif dan mengedepankan kebenaran yang tunggal. Untuk itu, semangat pluralisme menjadi sangat penting bagi suatu bangsa yang rakyatnya berbeda agama ...
Anwar Mujahidin
doaj   +1 more source

SPRITUALISME DAN PLURALISME AGAMA

open access: yesJurnal As-Salam, 2018
Tulisan ini ditujukan untuk mengkaji pengentasan berbagai permasalahan-permasalahan menjalankan misi suci ajaran-jaran keagamaan dengan segala keragamannya. Adanya beberapa asfek kesenjangan antara spritualitas dan doktrin agama, antara doktrin suatu agama dengan doktrin agama lainnya, sangat berpotensi untuk menopang terjadinya konflik yang ...
openaire   +1 more source

Religious Pluralism And Christian Responses

open access: yesEvangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 2018
Enggar Objantoro, Pluralisme Agama dan Tanggapan Kristen. Pluralisme agama merupakan paham yang mempercayai bahwa semua agama di dunia ini sama. Kaum pluralis percaya bahwa kebenaran-kebenaran yang ada dalam semua agama mempunyai nilai yang sama, tidak
Enggar Objantoro
doaj   +1 more source

Intervensi Teologis Kristen sebagai Perspektif Toleransi Pluralisme Agama-Agama

open access: yesCHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 2022
The purpose of writing this article is to provide knowledge about the role of Christian theological perspectives in the issue of religious pluralism through the attitude of tolerance as an initial foundation for mutual life in the utterance of the existing society and religion.
Viktor Deni Siregar   +3 more
openaire   +1 more source

Apologetika Prasuposisional Triperspektivalisme John M. Frame dan Aplikasinya terhadap Pemikiran Kristen Pluralis tentang Pluralisme Agama di Indonesia

open access: yesVeritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan, 2018
Pluralisme menjadi kesadaran baru yang menganggap bahwa semua keyakinan memiliki kesamaan secara umum satu dengan yang lain. Implikasinya, tidak ada satu pun agama yang boleh mengklaim bahwa ia adalah satu-satunya keyakinan yang paling benar di antara ...
Andry Setiawan
doaj   +1 more source

Pluralism in the perspective of Semitic religions

open access: yesIndonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 2015
This article  explores  the concepts of  religious pluralism  in  the perspective of Semitic  religions:  Judaism, Christianity,  and  Islam. As Semitic  religions,  the three actually share some teaching similarities in the field of theology.
Biyanto Biyanto
doaj   +1 more source

ARGUMEN FATWA MUI TENTANG PLURALISME AGAMA DALAM PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA

open access: yesAsy-Syari'ah, 2022
: The authority to issue fatwa in Indonesia sometimes puts Indonesia Ulema Council (MUI) under the microscope, where society criticize some of MUI’s fatwas.  One of fatwas that raise pros and cons in society is religious freedom matters.
Zainul Mun'im
doaj   +1 more source

Tafsir Pluralisme Agama

open access: yesPAPPASANG
Tulisan ini bermaksud menelaah secara kritis atas pemikiran tafsir Farid Esack tentang pluralisme agama.  Pemikiran tersebut berangkat dari konteks sosial masyarakat di Afrika Selatan yang terbelenggu oleh paham apartheid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat penelitian pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: a.
Siti Lilis Afriani, Sulkifli Sulkifli
openaire   +1 more source

Konsep Pluralisme Agama dalam Al-Qur'an

open access: yesManarul Qur'an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 2022
Fokus kajian ini berlatar belakang karena banyaknya ketidakharmonisan antar umat beragama yang ada, banyak konflik terjadi karena masalah keyakinan yang sangat beragam, dikarenakan saling menganggap bahwa hanya agamanya lah yang paling benar. Padahal esensi kebenaran sebuah agama sejatinya teletak pada jawabannya atas problem kemanusiaan.
Sofan Rizqi, Muhammad Taufiqurrohman
openaire   +2 more sources

Home - About - Disclaimer - Privacy