Results 71 to 80 of about 232 (102)

Pluralisme Agama dan Dialog Teologi

open access: yesKhazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 2016
Kemajemukan dalam beragama merupakan kenyataan yang di satu sisi merupakan anugerah Tuhan, namun di sisi lain, karena disikapi secara keliru, juga sering menyebabkan konflik, sebagaimana yang terjadi di Ambon di awal tahun 1999. Akar dari konflik tersebut, di samping kemungkinan disebabkan faktor sosial dan politik, juga tidak pelak lagi adalah karena ...
openaire   +1 more source

KEJAWEN: PLURALISME DI JAWA MELALUI KOLABORASI MUSIK GAMELAN DAN MUSIK BARAT

open access: yesDewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni, 2018
Artikel ini menjelaskan proses penciptaan karya seni pertunjukan Kejawen: Margi Tumuju Alam Sawegung. Meskipun kejawen itu sendiri mengacu pada keyakinan dan ritual khas orang-orang Jawa di Pulau Jawa, Indonesia, melalui berabad-abad, karya seni ...
Victorhugo Hidalgo
doaj   +1 more source

PLURALISME AGAMA DAN MODERNITAS PEMBANGUNAN

open access: yes, 2018
Social conflict that occurred in Indonesia with a religious background is very concern. Religious pluralism should be the yardsticks religious tolerance in the midst of diversity, tolerant attitude of trust with fairness in order toward a civil society. In addition modernity allegedly subverts the social order because it creates
openaire   +2 more sources

Merumuskan Kembali Teologi Hubungan Lintas Agama Di Tengah Pengalaman Kemajemukan (Sebuah Pendekatan Terhadap Ayat Makkiyyah dan Madaniyyah)

open access: yesJurnal Tarbiyatuna, 2016
Pluralitas iman adalah fakta kehidupan yang tidak bisa dihindari karena merupakan desain Tuhan. Dilihat dari perbedaan cara pandang dan sikap manusia terhadap fakta kemajemukan agama ini, adan 3 corak teologi hubungan lintas agama yaitu; 1 ...
Nasitotul Janah
doaj  

Wewenang dan Tugas Pemerintah dalam Perkembangan Paham Pluralisme Agama

open access: yesLex Librum, 2018
Pluralisme agama dalam kehidupannya di Indonesia adalah suatu realitas, yang berarti adalah pluralitas, (keberagaman, agama adalah hakikat manusia Indonesia, Indonesia sebagai negara dengan latar belakang keragaman dihuni oleh sekitar 210
Marsudi Utoyo
doaj  

Nalar Eskatologi Pluralisme Agama

open access: yes, 2007
Sikap toleran terhadap eksistensi agama lain dan juga pemeluknya tampak menjadi keniscayaan etika-sosial kontemporer dalam masyarakat yang plural. Sekalipun demikian, realitas tersebut tidak serta-merta dapat diartikan menuntut pula keniscayaan adanya doktrin teologis yang membenarkan semua agama sebagai entitas sejajar dan sama-sama valid untuk ...
openaire  

PLURALISME AGAMA DAN KERUKUNAN HIDUP BERAGAMA

open access: yesJurnal Pemikiran Keislaman, 2016
Artikel ini membahas tentang konsep pluralisme agama dan kaitannya dengan kehidupan masyarakat beragama yang rukun. Sebagaimana karakteristik masyarakat Indonesia yang sangat majemuk (plural society), yang jika tidak ada sistem masyarakat yang mengikat satu sama lain akan menjadi sumber konfil, baik vertical maupun horizontal.Perlu ditegaskan bahwa ...
openaire   +2 more sources

Agama dan Pluralisme: Perspektif R.A. Kartini

open access: yesRefleksi, 2007
The name R.A. Kartini (1879-1904) is familiar to us through her role in advocating for gender equality in education. In addition to gender issues, Kartini, in her letters, also expressed her personal views on socialism, capitalism, and Islam. This article attempts to examine Kartini's ideas in other fields that are rarely discussed, namely her thoughts
openaire   +1 more source

PARADIGMA RESOLUSI KONFLIK DAN STUDI AGAMA DALAM PEMIKIRAN AMIN ABDULLAH

open access: yesFarabi, 2017
Tulisan ini hendak menjelaskan melihat bagaimana paradigma resolusi konflik dan studi agama dalam perspektif Amin Abdullah. Pada pembahasan pertama, penulis menjelaskan pengertian resolusi konflik dan perkembangan studi agama-agama. Pada pembahasan kedua,
Taufik Ajuba
doaj  

Tantangan Pluralisme Agama untuk Keharmonisan Masyarakat

open access: yesJurnal Ilmiah Multidisiplin
Indonesia merupakan negara dengan masyarakat yang majemuk, terdiri dari berbagai kelompok agama, etnis, dan budaya yang hidup berdampingan. Keberagaman ini merupakan aset sosial yang berharga, namun juga berpotensi menimbulkan konflik jika tidak dikelola dengan baik.
null Faldi Adrianus Bunga   +3 more
openaire   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy