Results 11 to 20 of about 119,717 (195)
Deiksis Waktu dan Waktu Referensial dalam Sastra Lisan Minangkabau
Minangkabau oral literature is a folk literature that tells the story of the past, when people were not familiar with the clock as a means of telling time or modern time concepts such as hours, minutes, and seconds were not used by the community.
Sheiful Yazan +2 more
doaj +2 more sources
Kritik Sastra Feminisme Sastra Lisan Aceh “Putri Jambul Emas” (Strukturalisme Genetik)
Penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan eksistensi cerita rakyat ini kepada masyarakat yang lebih luas, mempertahankan keberadaan cerita Putri Jambul Emas sebagai suatu cerita rakyat dan bagian dari identitas budaya Aceh, serta mengungkap isu-isu ...
Aulia Istikhomah +2 more
semanticscholar +3 more sources
Penguatan Kajian Pantun Indonesia sebagai Sebuah Topik Penelitian
Kajian sastra lisan Indonesia, seperti pantun, memiliki daya tarik bagi mahasiswa asing pembelajar bahasa Indonesia. Pantun merupakan karya sastra yang terikat dengan aturan yang diucapkan oleh masyarakat tempo dulu secara lisan, berkembang menjadi ...
Audi Yundayani +3 more
doaj +5 more sources
MANIFESTASI KETIDAKADILAN GENDER DALAM SASTRA LISAN KABA
Gender inequality breeds a variety of injustices. Kaba oral literature contains the perspective of the Minang people on social and cultural life. This study aims to describe the sweetness of gender injustice in Kaba Urang Tanjuang Karang. The method used
Refisa Ananda
semanticscholar +2 more sources
EKSISTENSI SASTRA LISAN MAMACA DI KABUPATEN PAMEKASAN, MADURA
This study aims to describe the existence and functions of the mamaca oral literature in Pamekasan Regency, Madura. The data source was the “Rukun Sampurna” mamaca oral literature community in Jalmak Village, Pamekasan, Madura.
AM Hermien Kusmayati, Suminto A Sayuti
doaj +3 more sources
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna yang terdapat dalam tradisi perang ketupat yang dilakukan masyarakat desa Tempilang. Penelitian ini juga berupaya mengungkapkan makna simbolik dengan menggunakan kajian semiotik di balik tradisi perang ...
Detia Yati¹ +5 more
semanticscholar +1 more source
Bentuk, Makna, dan Fungsi Sastra Lisan Pujian di Kelurahan Bugul Lor Kota Pasuruan
Kajian pada penelitian ini adalah bentuk, makna, dan fungsi sastra lisan pujan yang dilantunkan setelah adzan dan sebelum melaksanakan salat. Tujuan penelitian yang berjudul “Bentuk, Makna, dan Fungsi Sastra Lisan Pujian di Kelurahan Bugul Lor Kota ...
Mahmudah Mahmudah
doaj +1 more source
Konsep simbiosis mutualisme antara wisata dan sastra menjadikan keduanya manarik untuk diteliti. Sastra memberikan gambaran mengenai tempat wisata melalui deskripsi di dalamnya, sedangkan wisata menjadi tempat referensi bagi penulis untuk mengungkapkan ...
Aulia Norma Lita
doaj +1 more source
Penelitian mengenai penamaan tempat sangat menarik untuk dikaji. Hal ini karena pemberian nama tempat memiliki latar belakang cerita yang berbeda-beda. Penelitian mengenai nama tempat dapat memperluas pengetahuan sosial dan budaya. Pemberian nama desa Bantur tidak dapat dilepaskan dari unsur alam dan cerita masyarakat yang berkembang.
null Syaifudin Zuhri +1 more
openaire +1 more source
Peran Sastra Lisan Dalam Pengenalan Budaya Bangsa Indonesia
Penelitian ini bertujuan memperoleh deskripsi utuh tentang manfaat sastra lisan dalam pengenalan budaya bangsa Indonesia. Dengan demikian, peran sastra lisan dalam pengenalan budaya bangsa Indonesia menjadi judul dalam penelitian ini.
Idawati, Desnia Verlinda
doaj +1 more source

