Results 21 to 30 of about 1,215 (127)

KERAGAMAN PANGAN BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN

open access: yesHEARTY, 2020
Stunting merupakan masalah gizi kronis serius yang dihadapi oleh bangsa Indonesia. Prevalensi stunting pada usia baduta secara nasional masih cukup tinggi mencapai 30,8%.
Listyandini, Rahma, Noor Prastia, Tika
core   +2 more sources

FAKTOR SOSIAL BUDAYA YANG MEMPENGARUHI KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN PADA BALITA

open access: yes
Masa balita adalah periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga sangat penting untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi makro dan mikro terpenuhi melalui keragaman konsumsi pangan yang adekuat.
Sumarmi, Sri   +1 more
core   +2 more sources

HUBUNGAN KETAHANAN PANGAN DAN KERAGAMAN PANGAN DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK JALANAN DI KOTA SURABAYA

open access: yes
Angka penduduk miskin di Indonesia masih tinggi. Akibat dari tingginya angka kemiskinan menyebabkan terjadi kesenjangan sosial, utamanya di kota besar, yang akhirnya menimbulkan permasalahan baru dimana keluarga miskin banyak mengorbankan anak-anak ...
Socadevia, Annisa, Nadhiroh, Siti Rahayu
core   +2 more sources

HUBUNGAN ONLINE FOOD-DELIVERY, KERAGAMAN PANGAN, ASUPAN ENERGI PROTEIN TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWI

open access: yes, 2023
Layanan pesan antar makanan secara online saat ini berkembang sangat pesat. Banyak mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap fitur food delivery ini karena dinilai praktis terutama bagi mereka yang bertempat tinggal di indekos.
Utari, Annisa Putri
core   +2 more sources

Peran Keragaman Pangan terhadap Stunting pada Balita di Indonesia: Literature Review : The Role of Dietary Diversity in Stunting among Toddlers in Indonesia: Literature Review

open access: yesMedia Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Latar belakang: Prevalensi stunting di Indonesia telah menurun dari 30,8% (tahun 2018) menjadi 21,6% (tahun 2022), tetapi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat kategori tinggi.
Marlina Rully Wahyuningrum   +1 more
core   +2 more sources

Hubungan Keragaman Pangan dengan Kejadian Stunting

open access: yesJurnal Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan, 2021
Stunting is a nutritional problem in the world, there are 165 million children under five in the world who are stunted. Eighty percent of children under five with stunting are spread across 14 countries in the world and Indonesia is in the fifth rank of the countries with the largest number of stunting.
Ima Syamrotul M   +2 more
openaire   +2 more sources

ANTE-NATAL CARE (ANC) VISITS, DIVERSITY OF FOOD CONSUMPTION, HB LEVELS OF PREGNANT MOTHERS AND NEWBORN WEIGHT, LENGTH DURING THE COVID-19 PANDEMIC

open access: yesAmerta Nutrition, 2022
Latar Belakang: pandemi covid-19 merupakan masa dimana terjadi pembatasan kegiatan masyarakat untuk meminimalisir penularan virus covid-19. Salah satunya dalam pelayanan maternal dan neonatal.
Yulia Wahyuni   +2 more
doaj   +1 more source

KERAGAMAN KONSUMSI PANGAN RUMAH TANGGA DI KOTA PEKANBARU

open access: yesJAS (Jurnal Agri Sains), 2023
Permasalahan di bidang pangan saat ini adalah keadaan dimana terjadinya ketidakmampuan perseorangan maupun rumah tangga dalam memenuhi kebutuhan pangan dan keamanan pangan. Keseimbangan pangan yang dikonsumsi masyarakat digambarkan dalam pola konsumsi pangan.
Niken Nurwati   +2 more
openaire   +1 more source

Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Makanan terhadap Daya Terima dan Kadar Protein Cookies Sebagai PMT untuk Balita Stunting

open access: yesAmerta Nutrition, 2023
Latar Belakang: Stunting merupakan gagal tumbuh kembang yang terjadi akibat gizi masa lampau dan hampir 25% anak balita diseluruh dunia mengalaminya. Word Health Organitation 2018 menetapkan kejadian stunting di dunia
Rumida Rumida   +3 more
doaj   +1 more source

The Factors Associated with Consumption Diversity of Toddlers Aged 24-59 Months

open access: yesAmerta Nutrition, 2021
Latar Belakang: Masa balita merupakan masa yang memerlukan asupan gizi optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan serta mencegah terjadinya masalah gizi.
Desiana Firdaus   +3 more
doaj   +1 more source

Home - About - Disclaimer - Privacy