SIFAT PENGERINGAN ALAMI DAN PENGERINGAN SINAR MATAHARI
The study reported here concerns the drying rate expressed in daily moisture content decrease and the associated defects. Based on moisture content decrease data, the wood species studied were grouped into 3 classes, namely easy, moderately easy and difficult to dry. Easy to dry species include durian burung (Durio carinatus) and mabang (Shorea
Syarif Hidayat, Suparman Karnasudirdja
openaire +1 more source
PENGARUH PENGERINGAN KONVEKSI (CONVECTIVE DRYING) TERHADAP KECEPATAN PENGERINGAN KAYU
Natural wood drying or traditional drying by using solar energy be cause it is very cheap and easy to get, is usually used in Indonesia. Because Indonesia is in the tropical region, the air condition is humid with temperatur 18 – 300C and relative humidy around 60-80% then it is not advantage to do a natural wood drying system.
openaire +1 more source
KAJI KARAKTERISTIK PENGERINGAN CENGKEH DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI BAHAN BAKAR GAS [PDF]
Cengkeh merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai peranan penting dalam bidang pangan maupun non pangan. Lahan produktif tanaman cengkeh di Provinsi Aceh sekitar 21.724 hektare.
Muhamad Ichsan
core
Pegagan (Centella asiatica (L) Urb) merupakan salah satu jenis tanaman obat yang semakin dikenal masyarakat. C. asiatica merupakan tanaman yang dapat hidup dari dataran rendah hingga dataran tinggi.
Devi Safrina
doaj +1 more source
Penghitungan Waktu Pengeringan Kayu Jati Metode Progresif Dengan Logika Fuzzy (Studi Kasus CV. Dwi Tunggal – Bawen) [PDF]
Untuk menyiasati kendala yang dihadapi Perusahaan mebel dalam memperoleh bahan baku jati tua, salah satunya adalah menggunakan kayu jati muda dan melakukan metode pengeringan progresif.
Fanani, Z. (Zainal) +2 more
core
PENGUKURAN LAJU PENGERINGAN JERAMI NANGKA PADA KONDISI PENGERINGAN VAKUM DAN ATMOSFERIK
Pengeringan didefinisikan sebagai penerapan panas dalam kondisi terkontrol untuk menghilangkan sebagian besar air dengan penguapan atau dalam kasus pengeringan beku dengan sublimasi. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk memproduksi tepung jerami nangka dan membandingkan laju pengeringan jerami nangka pada kondisi pengeringan atmosferik ...
openaire +3 more sources
PROFIL SUHU PADA PROSES PENGERINGAN
Pengeringan bahan pangan umumnya bertujuan untuk mengawetkan bahan yang mudah rusak sehingga mutu dapat dipertahankan selama penyimpanan. Proses pengeringan terjadi melalui penguapan air, cara ini dilakukan dengan menurunkan kelembaban (RH) udara dengan mengalirkan udara panas disekeliling bahan, sehingga kecepatan uap air bahan lebih besar dari pada ...
M. Syaiful, Hargono Hargono
openaire +2 more sources
EFFECTS OF DRYING AND ENSILING METHODS ON CYANIDES CONTENTS AND CHEMICAL COMPONENTS OF CASSAVA ROOTS AND STEMS [PDF]
The objectives of this experiment was to compare the drying and ensiling methods to reduce cyanides contents in cassava, as well as related nutrient components.
Achmadi, Joelal +5 more
core
Optimasi Pengeringan Benih Jagung dengan Perlakuan Prapengeringan dan Suhu Udara Pengeringan [PDF]
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengeringan benih jagung melalui pengembangan rancangan sistempengeringan dan melakukan kombinasi perlakuan prapengeringan dengan suhu udara pengeringan untuk mendapatkan mutubenih yang maksimum ...
Qadir, A. (Abdul) +3 more
core
Peningkatan Kecepatan Pengeringan Gabah Dengan Metode Mixed Adsorption Drying Menggunakan Zeolite Pada Ungguan Terfluidisasi [PDF]
Pengeringan adalah proses yang menentukan dalam mendapatkan gabah berkualitas tinggi, secara cepat dan efisien. Selama ini pengeringan masih mengandalkan panas matahari dimana kontinyuitas proses dan mutu produk sangat tergantung pada cuaca.
Arto, RF +4 more
core +1 more source

